Apa Itu POP HC?
Terbaru, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (DJKI Kemenkumham RI) telah sukses meluncurkan sistem cepat dalam pencatatan Hak Cipta/Ciptaan yang dikenal dengan POP HC.
POP HC adalah singkatan dari Persetujuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta, dimana para kreator hanya cukup meminta persetujuan untuk dicatat Hak Ciptanya melalui sebuah aplikasi dengan waktu yang cepat.
POP HC Dalam Mewujudkan Tahun Hak Cipta Nasional
Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Kemenkumham RI, Drs. Syafrudin mengatakan dalam webinar yang diadakan oleh DJKI pada Jum’at, 28 Januari 2022 bahwa pemerintah akan mencanangkan tahun 2022 sebagai tahun Hak Cipta Nasional. Dalam webinarnya, Drs. Syafrudin berkali-kali menyampaikan kepada masyarakat di Indonesia untuk segera mencatatkan Hak Ciptanya karena tidak membutuhkan waktu yang lama kurang dari 10 menit saja maka Hak Cipta akan tercatat di DJKI.
2022, Tahun Hak Cipta Nasional
Dalam mewujudkan 2022 sebagai tahun Hak Cipta Nasional, Pemerintah berupaya keras mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pencatatan Hak Cipta. Dalam hal ini, DJKI memudahkan layanan dalam pencatatan Hak Cipta dengan merilis POP HC yang lebih cepat dengan waktu kurang dari satu hari bahkan bisa dalam hitungan menit saja. POP HC bisa meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mencatatkan Ciptaannya.
Pencatatan Ciptaan Mengalami Peningkatan
Berdasarkan data dari DJKI, statistik permohonan pencatatan Hak Cipta mengalami pengingkatan yang sangat signifikan. Dimana pada tahun 2021, DJKI mencatat ada sebanyak 4675 pemohon yang telah mencatatkan Hak Ciptanya. Setelah diberlakukan sistem POP HC jumlah pemohon meningkat menjadi 6405 pemohon.
Terwujudnya Hak Cipta Nasional tentu dibutuhkan kerja sama dari seluruh masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan cara memperbanyak karya/ciptaan baik seni, sastra, dan Ilmu Pengetahuan serta segera melindunginya melalui sistem POP HC.
Jika masyarakat telah mencatatkan Hak Ciptanya, maka tidak ada lagi yang bisa mengambil tanpa izin karena sudah dilindungi oleh negara.

Strategi 2022 Tahun Hak Cipta Nasional
Ada beberapa strategi yang dilakukan DJKI dalam mewujudkan tahun 2022 sebagai Tahun Hak Cipta Nasional sebagai berikut:
- Menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra penting DJKI melalui sistem PKS bukan MoU karena sumber hak cipta banyak terdapat dari para akademisi dan mahasiswa.
- Meningkatkan kerja sama dengan Kemenristek BRIN dalam rangka pertukaran data HKI.
- Senantiasa mengembangkan teknologi informasi dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
- Membangun pusat data lagu.
- Menyelaraskan teknologi informasi dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Segara Catatkan Ciptaan Anda Melalui Renchmark Konsultan HKI
Mengapa Renchmark Konsultan HKI?
- Konsultan HKI Resmi Terdaftar di DJKI, Ibu Reni Sunarty, SH.,MH
- Proses mudah dan cepat
- Biaya terjangkau
- Kepuasan Pelanggan merupakan yang utama
Info selengkapnya silahkan klik disini.






